Halaman

Kamis, 23 Juni 2016

Cara Praktis Mudah dan Efisien Merawat Jilbab



Assalamu'alaikum wr wb sobat hijab
Sobat hijab pernah ga sih punya perlakuan khusus untuk mencuci atau merawat hijab agar awet? Kadang hijab atau kerudung diperlakukan sama dengan baju2 lainnya. padahal beda lho.. ini neh ada Tips Merawat Jilbab, agar jilbab kamu jadi awet..:-)


Agar kualitas jilbab bisa tahan lebih lama, sebaiknya ikuti cara perawatan jilbab berikut ini:

1. Jangan mengunakan mesin cuci, tetapi cucilah dengan cara manual menggunakan tangan.
2. Bagian kepala jilbab cukuk diusap jangan  disikat dengan keras dan jangan diperas, biarkan air mengering secara alami.
3. Jemur jilbab mengunakan hanger jangan terkena sinar matahari langsung, cukup di angin-anginkan.
4. Bagian kepala jilbab tidak perlu/jangan disetrika, karena bagian dalamnya berisi karet busa yang sangat peka dengan temperatur tinggi/panas.
5. Untuk bagian selain kepala, disetrika dengan suhu yang tidak terlalu tinggi/tidak panas.
6. Untuk keawetan warna, jangan terkena sinar matahari langsung.
7. Simpanlah kerudung dalam lemari atau tempat khusus dan lipat dengan rapi. Jangan ditumpuk dengan pakaian lain, agar tidak kusut ketika akan digunakan.
8. Untuk jilbab yang berbahan sutra jangan pernah mencucinya dengan detergen atau sabun cuci, gunakanlah shampo .Caranya dengan mencelupkan jilbab pada air yang telah diberi shampo. Biarkan sesaat dan tidak perlu diperas pada saat menjemurnya.
9. Apapun bahan dari jilbab tersebut, jangan lupa untuk menjemur dengan posisi bagian dalamnya yang diluar dan jemur di tempat yang teduh, hindari menjemur di bawah terik matahari langsung, agar warna jilbab tidak cepat memudar.
10. Cucilah Jilbab terpisah dari pakaian lain dengan menggunakan air yang tidak panas atau dengan air dingin
11. Jangan menggunakan air panas ataupun pemutih karena dapat merubah warna kain
12. Jangan menuangkan deterjen langsung pada Jilbab karena mengakibatkan luntur sebelum mencuci sebaiknya detergen/ cairan pengharum dilarutkan dalam air terlebih dahulu
13. Segera seterika setelah kering dan simpan di gantungan jilbab.

Insya Allah jika perawatan nya tepat, jilbab yang kita miliki akan awet dan tetap cantik dipakai nya.



Mencuci dan Menyetrika
  • Cara mencuci yang dianjurkan untuk segala jenis kerudung adalah mencucinya dengan tangan. Hindarkan penggunaan mesin cuci. Rendam dan celup-celup sebentar kerudung dalam air yang telah dibubuhi sabun cair khusus yang lembut atau shampo, agar warna tidak mudah pudar dan seratnya tetap lembut.
  • Kerudung tidak perlu dikucek bila tidak terlalu kotor, kecuali bila ada noda yang ingin dihilangkan. Penggunaan air hangat dapat lebih membantu membersihkan kotoran.
  • Ketika memeras kerudung, hindari perasan yang terlalu keras agar tidak merusak serat kerudung atau payet pada kerudung. Begitu pula untuk kerudung praktis dengan pet, sebaiknya tidak diperas agar bentuk pet tidak berubah.
  • Jemur kerudung di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Setelah kering, langsung angkat dan lipat dengan rapi sehingga tidak sempat tertumpuk-tumpuk dengan pakaian lain dan menyebabkan kusut. Kerudung yang telah dilipat dapat langsung disimpan tanpa harus disetrika, penyetrikaan dapat dilakukan sebelum kerudung dipakai.
  • Bila hendak disetrika terlebih dahulu, lakukan dengan temperatur yang sedang tergantung jenis bahannya.  Ketika menyetrika, hindari menekan lipatan kerudung sehingga mempertajam lipatan. Hindari juga menyetrika bagian bordir, sulaman, atau payet pada kerudung agar tidak rusak.



Menyimpan
  • Kerudung dapat ditumpuk dalam rak-rak dalam lemari atau digantung dengan gantungan khusus. Kelompokkan kerudung menurut warna dan jenisnya agar mudah saat mencari.
  • Sebaiknya simpan kerudung berpayet dengan cara ditumpuk dengan dibatasi kertas tipis di antara kerudung agar payet tidak tersangkut serat kerudung yang lain.
  • Semprotkan pewangi pada lapisan kertas di antara kerudung agar kerudung selalu wangi.
Sumber : dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar