Assalamu'alaikum Wr Wb
Apa kabar sobat hijab sholeha? Semoga tetap sehat dan sholeha ya. Sobat di pasaran
saat ini banyak sekali dijual berbagai jenis jilbab atau kerudung. Terkadang
kita kesulitan untuk membedakan jenis bahan yang digunakan itu apa? Apa nama
bahannya? Terus kelebihannya apa? Perasaan sama aja ya. Cara pakainya
bagaimana? Perawatannya susah apa mudah? Terus sering juga para penjual
menyebutkan dengan istilah bahan super
atau good quality. Nah, itu maksudnya
apa lagi ya. Tambah bingung, hehehe .
Lain jenis, beda bahan , beda juga
harganya. Semakin bagus bahannya otomatis, semakin mahal jilbab atau
kerudungnya. Namun,
sebagian orang tidak mengutamakan bahan atau kualitas bahannya, yang penting
nyaman dipakai dan terjangkau di kantong. Apalagi kalo Emak-emak superhemat
yang belanja. Harga yang didahulukan, model, kenyamanan baru deh bahannya.Pokoknya yang penting gonta-ganti dan gayanya gak ketinggalan. Mau jilbab atau kerudung apa saja, pasti punya. Jilbab Gotik, Syarini, Dua layer, Dobel hycon atau apalah namanya pokonya punya .
1. SIFON atau CHIFFON
Jenis kain
kerudung ini terbuat dari bahan dasar kapas, sutra dan serat sintetis.
Jenis kain kerudung ini memiliki sifat tipis, licin dan panas ketika digunakan
untuk bahan kerudung jika tidak ada kombinasi lain dalam desain kerudung itu
sendiri, biasanya kain jenis ini dalam pemakaian nya di ikuti oleh ciput dari
bahan kaos. Meskipun demikian bahan kain kerudung ini cukup banyak di gemari
oleh kaum hawa karena sifatnya yang ringan dan nge-flow. Kain sifon juga mempunyai banyak jenis diantaranya sifon
polos (yang biasanya terbuat dari bahan polyster /minyak bumi) dan jenis
sifon cerutti (dari bahan sutra). Kain sifon merupakan kain yang sangat
ringan yang bisa terbuat dari katun, sutra ataupun benang sintetis. Sifon
dibuat secara eksklusif dari serat sutra. Sejak awal 1950-an, pemakaiannya
menjadi lebih luas karena seratnya lebih kuat dan harganya relatif terjangkau dibanding
sutra murni. sifon sutra ini sangat perlu perhatian khusus karena mudah sobek.
Seiring dengan perkembangan teknologi, bahan ini pun mengalami metamorfosis.
Bahkan, seorang awam akan sangat sulit membedakan antara satu variasi bahan dan
bahan lain tanpa pengarahan khusus. Secara umum sifon terdiri dari silk
chiffon, poly chiffon, dan blend chiffon. Kerudung jenis Chiffon ini sangat
mudah dikreasikan menjadi berbagai macam gaya namun membutuhkan pin, jarum
pentul atau peniti untuk membuat kerudung tidak mudah lepas. Selain ini jenis
Chiffon ini juga motif nya banyak lucu dan unik, yang dapat disesuaikan dengan
gaya santai, casual maupun ke pesta. Banyak bergo yang berbahan chiffon. Baik chiffon two tone ataupun chiffon crepe. Meskipun agak panas, tapi
bergo chiffon dapat dijadikan alternative buat acara yang lebih semi formal.
Bila memilih bergo chiffon ini lebih baik sesuaikan dengan bahan busana.
Chiffon sekarang ini banyak ditemui untuk pashmina dan terdapat dalam bentuk
bermotif maupun polos. Kelebihan : Hijab berbahan sifon akan memberikan kesan
elegan bagi orang yang memakainya, sehingga cocok digunakan untuk menghadiri
acara semi-formal dan formal. Kekurangan : Bahan ini tidak cocok untuk
digunakan saat cuaca panas dan cepat kusam.
2. HYCON
Kalo sekilas
di lihat kain kerudung ini tak tak terlihat berbeda dengan jenis kain
kerudung sifon, kain kerudung sifon lebih licin dari kain kerudung hycon, akan
tetapi jenis kain kerudung ini memiliki sifat lebih lembut di bandingkan dengan
jenis sifon, biasanya dalam pemakainya kerudung ini di tambahkan ciput sebelum
di lapisi kerudung hycon. Desain jilbab
atau kerudung jenis bisa bisa juga dibuat dengan istilah double hycon. Maksudnya dibuat dua lapis. Hicon sendiri memiliki
ciri serat kain lebih rapat dibanding kain paris kw1, lebih lembut dan halus,
tidak licin, bahannya pun “jatuh” tidak “ngembang”.
3. VOILE
Jenis kain
kerudung ini memiliki sifat hampir sama dengan bahan kerudung hycon, yaitu sama
– sama memiliki sifat halus dan lembut, kain kerudung ini sangat cocok di
gunakan waktu siang hari dan penggunaannya pun harus menggunakan dalaman,
seperti ciput atau ninja, meskipun demikian jenis kain kerudung ini memiliki
sifat tidak lentur. Kain kerudung jenis ini terbuat dari bahan kapas tapi ada
juga yang menggunakan bahan dasar rayon, sutra maupun polyester. Kelebihan :
Bahannya halus dan lembut sehingga sangat nyaman dipakai dan cocok digunakan
pada siang hari. ekurangan : Bahannya tidak lentur sehingga sulit untuk
dikreasikan.
4. SUTRA
Kain kerudung
ini memiliki sifat tipis dan lembut sehingga kain kerudung jenis ini tergolong
cukup mahal di bandingkan dengan kain kerudung jenis lain. Kelebihan : Sutra
merupakan bahan yang sangat nyaman untuk digunakan sebagai hijab karena
bahannya yang dingin dan lembut. Hijab berbahan sutra cocok untuk digunakan
sehari-hari maupun ke pesta. Kekurangan : Mudah kusut, mudah luntur dan
membutuhkan perawatan khusus agar bisa tahan lama.
5. SPANDEK
Kain
jenis ini juga cukup mudah dalam proses
pencuciannya, jenis kain kerudung ini banyak jenisnya dan yang paling menarik
dari jenis kain ini adanya efek mengkilap, meskipun tidak semua jenis kain
kerudung spandek memiliki efek mengkilap. Spandek adalah bahan kain yang
terbuat dari unsur non alami. Kainnya halus, lentur dan lembut. Kadang spandek
ada unsur sutranya, orang sering sebut Spandek Sutra. Karena bahannya halus,
lembut dan nyaman, spandek harganya relatif mahal. Jilbab yang terbuat dari
Spandek relatif mahal dibanding dengan jilbab lainnya. Ciri-Ciri kain spandeks
yang paling menonjol adalah sifatnya yang lebih elastis. Keuntungan kaos dengan
bahan spandeks adalah dapat dipakai dalam berbagai situasi, terlebih untuk
orang yang banyak bergerak. Kelebihan : Hijab dengan bahan spandek yang bagus
memiliki kemampuan menyerap keringat yang sangat baik, sehingga tetap nyaman
untuk digunakan saat cuaca panas. Teksturnya yang sangat elastis membuat hijab
berbahan spandek lebih mudah untuk dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan
keinginan. Kekurangan : Bahan ini akan mudah melar jika dicuci dengan cara yang
tidak benar.
6. CERUTY
Jenis kain
ini memiliki tekstur yang elastis, karena dalam bahan dasarnya kain ini
mengandung bahan sutra yang lembut, sehingga kain kerudung jenis ini memberikan
kesan mewah dan elegan, tekstrur kain kerudung ini seperti kulit jeruk.
7. HIGET
Higet adalah kain yang berbentuk kaos. Bentuknya tipis dan sedikit kasar. Harganya relatif murah, sehingga banyak digunakan sebagai kaos kampanye atau jilbab kampanye. Banyak sekali Parpol yang pesan untuk diberikan kepada konstituennya. Karena bahannya yang tipis dan kadang mengkerut jarang orang yang memakai untuk acara formal.
Higet adalah kain yang berbentuk kaos. Bentuknya tipis dan sedikit kasar. Harganya relatif murah, sehingga banyak digunakan sebagai kaos kampanye atau jilbab kampanye. Banyak sekali Parpol yang pesan untuk diberikan kepada konstituennya. Karena bahannya yang tipis dan kadang mengkerut jarang orang yang memakai untuk acara formal.
8. RAYON
Rayon adalah
bahan dari unsur bahan jeans dari bahan non alami. Bahannya memiliki kelenturan
dan relatif tebal. Bahan rayon yang sering digunakan untuk jilbab adalah rayon
gerimis dan rayon super. Hasil akhirnya mirip dari PE atau TC. Kelebihan :
Hijab berbahan rayon nyaman dan sangat cocok dipakai ketika cuaca panas karena
kemampuannya yang baik dalam menyerap keringat. Selain itu, bahan ini juga
sangat cocok untuk dipakai sehari-hari karena kesannya yang casual. Teksturnya
juga mudah untuk diatur dan dikreasikan sesuai dengan keinginan. Kekurangan :
Bahan ini mudah kusut dan terkadang luntur saat dicuci. Jika digunakan terlalu
lama, hijab berbahan rayon juga dapat menimbulkan bau tidak sedang karena
menyerap keringat.
9. PE atau POLY ETHILENE
PE atau Poly
Ethilene adalah sejenis bahan kaos non alami yang populer digunakan sebagai
bahan jilbab. Kainnya umumnya relatif tebal, halus dan lembut. Karena
keunggulan tersebut banyak digunakan untuk membuat jilbab, khususnya jilbab
yang ukurannya relatif besar.
10. TC atau TETERON - COTTON
TC atau
Teteron-Cotton adalah bahan kaos yang terbuat dari campuran PE (65%) dan Cotton
(35%). Bahannya kesat dan menyerap panas meskipun tidak selembut PE. Bahan TC
ini seperti halnya PE, banyak digunakan untuk membuat jilbab yang ukurannya
relatif besar.
11. KAOS
Kerudung
dengan bahan kaos sangat laku di
pasaran, Bahan dasar kain kerudung ini yaitu katun atau serat kapas alam. Bahan
kaos Della dengan karakter kain jatuh, adem, elastis, nyaman dipakai. biasanya
dipakai untuk bahan jilbab jumbo karena karakter kainnya yang adem. Bahan kaos
terkenal cukup elastis dan mudah menyerap keringat. Jilbab berbahan kaos nyaman
dipakai tapi sangat mudah kendur. Agar jilbab berbahan kaos lebih awet,
sebaiknya menghindari pengkucekan secara berlebihan saat mencuci – jilbab juga
akan lebih awet jika tidak terlalu sering dicuci. Kelebihan : Kaos merupakan
salah satu bahan hijab yang nyaman digunakan sehari-hari dan saat cuaca panas.
Bahan ini juga mudah dibentuk menjadi beragam model hijab, dan tidak luntur
saat dicuci. kekurangan : Bahan kaos mudah melar setelah dicuci berulang kali.
12. RAJUT
Kerudung
atau jilbab juga bisa dibuat dari kain rajut, pembuatan kain rajut ini berasal
dari benang kemudian langsung dirajut dengan mesin rajut. Yang membedakan
kualitas kain rajut adalah bahan benang yang dipakai untuk merajut kainnya ada
yang memakai benang PE ada juga yang pakai benang Rayon. Yang memakai benang
Rayon lebih bagus. Kadang juga kain rajut memakai istilahnya dengan benang
perak yang memberi kesan berkerlip pada kainnya. Kain rajut bisa dibuat model
kerudung instan ataupun kerudung pashmina.
13. JERSEY
Bahan jersey
merupakan kain cotton strech, halus, lebih tebal dari spandek rayon dan tidak
berbulu. Kain hangat, fleksibel, elastis, dan sangat isolasi. Jersey juga
cenderung lembut dan kainnya dingin (adem), sehingga sangat nyaman dan memberi
kesan jatuh saat dipakai. Kelebihan : Hijab berbahan jersey memiliki tekstur
lembut dan ringan sehingga sangat nyaman dipakai, serta memberi kesan jatuh
saat dipakai. Kekurangan : Teksturnya akan membuat wajah yang menggunakannya
terlihat lebih berisi.
14. KATUN
Bahannya
yang halus serta perawatannya yang tidak terlalu sulit membuat jilbab berbahan
katun akan nyaman dipakai sehari-hari. Bahan katun agak sedikit kaku dan tebal,
oleh sebab itu jilbab dengan bahan katun agak sedikit sulit untuk dibentuk
sesuai model yang diinginkan. Kerudung ini sering digunakan para wanita pada
umumnya di indonesia sebelum trend hijabers muncul, jenis kerudung ini dapat
digunakan diberbagai kesempatan baik acara santai, kantor ataupun ke
pesta. Jenis bahan ini tipis dan saat menggunakannya disarankan dilapisi
dengan jilbab lain agar tidak menerawang ketika digunakan. Ada beberapa jenis
katun. Katun diantaranya kain katun combed dan dan kain katun caded. Jika kain katun combed lebih halus seratnya, jika kain caded serat benangnya kurang halus, dan
rajutannya kurang rata. Bahan katun terbuat murni 100 % dari kapas alami bahan
jenis katun memiliki tesktur yang halus, dingin, nyaman, dan mampu menyerap
keringat sehingga sangat nyaman dan cocok digunakan pada acara santai. Kita sering menyebut jenis ini adalah katun
Paris. Kekurangan jenis bahan katun ini adalah agak sulit dibentuk sesuai
keinginan karena bahannya yang agak kesat
dan tebal ketika dipakai sebagai hijab. Sulit untuk dibentuk dan
dikreasikan. Kelebihan dari bahan ini adalah nyaman dipakai, bisa dipakai
sehari-hari. Perawatan kerudung berbahan dasar katun ini juga sangat
mudah. tidak mudah kusut, tidak berbulu dan tidak mudah luntur.
15. KASHMIR
Bahan jenis
kashmir ini jika semakin sering dicuci bahan ini akan semakin halus. Sehingga
membuat bahan ini tergolong mewah dengan kualitas prima. Jangan heran bila
harga kashmir yang asli dapat menguras kantong. Kashmir dapat dipadupadankan dengan
pakaian atau bawahan rok yang berbahan jeans saja. Kelebihan : Dengan tekstur
yang lentur, membuat hijab pashmina mudah untuk diatur dan dibentuk menjadi
beragam model hijab. Kekurangan : Karena bahannya yang agak tebal, hijab pasmina tidak cocok untuk dipakai saat cuaca
panas. Selain itu, kebanyakan pashmina juga memiliki motif yang unik sehingga
penggunanya harus pintar mengkombinasikan dengan pakaian yang dipakai.
16. POLYSTER
Kelebihan
Hijab berbahan polyester ini cocok untuk digunakan dimanapun, mulai dari
dipakai sehari-hari hingga pergi ke pesta. Selain itu, bahan ini juga tidak
mudah kusut dan tidak memerlukan perawatan khusus. Kekurangan kemampuannya
dalam menyerap keringat sangat buruk sehingga tidak cocok untuk digunakan saat
cuaca panas. Teksturnya yang kurang lentur juga membuat hijab berbahan
polyester sulit untuk dikreasikan menjadi berbagai model hijab. Kain Polyseter
Jenis bahan untuk membuat jilbab ini memang memiliki serat yang tebal dan kaku sehingga jilbab berbahan dasar polyseter biasanya sedikit sulit untuk dikreasikan. Selain itu jilbab dengan bahan ini cukup terasa panas di kepala apalagi jika terkena sinar matahari secara langsung.
Jenis bahan untuk membuat jilbab ini memang memiliki serat yang tebal dan kaku sehingga jilbab berbahan dasar polyseter biasanya sedikit sulit untuk dikreasikan. Selain itu jilbab dengan bahan ini cukup terasa panas di kepala apalagi jika terkena sinar matahari secara langsung.
Wassalamu'alaikum wrwb
Tidak ada komentar:
Posting Komentar